Pura Goa Kawah Gelar Puncak Karya Pujawali Kan Padudusan Agung

Denpasar[KP]-Sehari sebelumnya dilakukan upacara melasti, mapepada dan ngaturang pakelem di Segara Goa Lawah, Minggu (9/3/2020 ). Upacara ini sebagai rangkaian puncak karya yang telah berlangsung sejak tadi siang .

Sedangkan kemarin dilaksanakan Melasti dimaksudkan sebagai upaya penyucian seluruh pralingga Ida Batara, demikian juga mapepada untuk menyucikan binatang yang akan digunakan sebagai sarana upacara.

Sebelum melasti, rangkaian upacara sudah diawali dengan berbagai kegiatan, antara lain: Nyujukang tetaring, Ngunggahang sunari, Nyuci, Nuhur tirtha di Pura Sad Khayangan di Bali.

Bendesa Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa, menyampaikan info puncak karya Padudusan Agung, dipuput dua sulinggih, yaitu Ida Pedanda Istri Anom Keniten dari Gria Jumpung Anyar Dawan Kelod dan Ida Pedanda gde Oka Jelantik Dwipayana .

Kami sampaikan pula dalam rangkaian karya agung ini, juga dilaksanakan pawintenan beberapa warga pengempon dan warga lainnya. Nantinya, setelah pelaksanaan puncak karya, Ida Batara nyejer selama tujuh hari,
sebelum Karya Padudusan Agung masineb 17 maret 2020 nanti, tepat pukul 15.00 wita.

Kami informasikan Kepada umat Hindu di Bali maupun di luar Bali, yang ingin melaksanakan persembahyangan, diharapkan menyesuaikan dengan waktu dudonan karya. Selain itu, bagi umat sedharma yang melaksanakan Upacara Nyegara Gunung, agar menghindari tabrakan jadwalnya dengan upacara yang sedang berlangsung di Pura Goa Lawah. “Dimohon kepada umat, yang akan melaksanakan Upacara Nyegara Gunung, supaya mencari waktu lain, setelah Karya Padudusan Agung selesai,”

Pada kesempatan itu, pihaknya juga himbau kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke Goa lawah, selama pelaksanaan Karya Padudusan Agung ini, hanya diperkenankan masuk sampai di Madya Mandala.
Pihaknya berharap wisatawan bisa memaklumi situasi di dalam pura dengan aktivitas umatnya.

Pada kesempatan ini Panitia juga akan mengatur pamedek yang ingin sembahyang dengan sistim kartu antrian. Tujuannya, agar pamedek yang akan melaksanakan pembahyangan bisa teratur dan nyaman. A01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *