Danone Indonesia Perangi Isu Stunting di Kabupaten Badung

Badung[KP]-Danone Indonesia memulai program Isi Piringku di Bali dengan melibatkan 110 lembaga PAUD di Kabupaten Badung. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo. Tujuan program Isi Piringku adalah memberikan pengetahuan, pemahaman, penyadaran dan peningkatan asupan makanan pada anak usia 4-6 tahun pada lembaga PAUD/TK dengan menggunakan panduan isi piringku, pembiasaan minum air putih 6 gelas per hari dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Indonesia masih menghadapi tingginya Isu stunting yaitu sebesar 27,67% pada tahun 2019. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal angka stunting yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20%. Indonesia saat ini berada di peringkat 108 dari 132 negara-negara dengan stunting di dunia. Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah dan kita semua, pandemi dengan pemberlakuan PPKM darurat juga menjadi tantangan untuk tetap bisa melakukan upaya-upaya konkrit dalam pencegahan stunting.
Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo menyampaikan bahwa inisiatif ini adalah perwujudan dari visi Danone yaitu One Planet One Health yang meyakini kesehatan manusia dan kesehatan bumi saling terkait. “Sebagai perusahaan yang ingin membawa kesehatan melalui makanan dan minuman ke sebanyak mungkin orang di seluruh dunia, kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dengan terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak memberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan mengenai pola makan yang lebih baik sebagai investasi kesehatan anak di masa depan, termasuk menghindari kondisi stunting”, harap Karyanto

Pada 2021 ini Danone Indonesia bekerjasama dengan NGO SPEKTRA Surabaya untuk pelaksanaan Program Sehat Dengan Isi Piringku dengan sasaran anak usia 4-6 tahun atau siswa PAUD/TK di 4 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung Provinsi Bali. “Bali menjadi lokasi pertama pelaksanaan di 2021 ini, menyusul yang telah dimulai sejak 2019 di beberapa kota di Jawa”, Kata Karyanto.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta S.Sos. menyampaikan apresiasinya untuk kegiatan ini, “Dimasa pandemi kita tetap harus bergerak dan produktif untuk mencegah stunting. Partisipasi pihak swasta berkolaborasi dengan pemerintah pasti akan lebih membawa dampak. Saya berharap kolaborasi ini juga bisa mengundang pihak lain untuk ikut andil dalam pencegahan stunting di Bali”, kata Bupati.

Data BPS 2016 menunjukkan, bahwa Konsumsi buah dan sayuran masyarakat Indonesia, mencapai 173 gram per hari, lebih kecil dari angka kecukupan gizi Badan Kesehatan Dunia (WHO), 400 gram per hari. Sementara anak dibawah umur 5 tahun di Indonesia 97,7% tidak mengkonsumsi buah dan sayur. Padahal dengan disiplin mengkonsumsi buah dan sayur menjadi kunci menjaga daya tahan tubuh dari serangan penyakit.

Disadari, bahwa edukasi merupakan proses transformasi yang berjalan secara gradual dalam merubah kebiasaan asupan makan pada anak-anak kita dengan menu isi piringku, yaitu pedoman gizi seimbang untuk kehidupan sehari-hari, meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, minum air putih yang cukup, yaitu 6 gelas per hari bagi anak-anak dan 8 gelas per hari orang dewasa, serta melakukan aktivitas kebersihan dan olahraga.

Proses penyadaran yang dimulai dari lembaga PAUD/TK kepada siswa dan orang tua serta yang dilakukan masyarakat melalui Posyandu akan efektif. Pengetahuan tentang gizi seimbang dan komposisi dalam isi piringku diharapkan mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita, relevan dengan situasi pandemi saat ini. “Di Kabupaten Badung, tahun 2019 lalu edukasi Isi Piringku telah menjangkau 625 Guru,5203 Siswa dan 5153 orang tua. Dengan dukungan dari pemerintah bersama SPEKTRA Surabaya, kami optimis, bisa berkembang lebih baik di 2021 ini”, ujar Karyanto. A02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *