Koster Usulkan Desa dengan Partisipasi Pemilih Tertinggi akan Diberi Penghargaan

Denpasar [KP]-Pemerintah Provinsi Bali terus mendukung upaya KPUD Bali untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu yang dihelat pada tanggal 17 April mendatang. Salah satu usulan dari dari Gubernur Bali I Wayan Koster. Koster mengusulkan, agar desa di Bali yang berhasil menyelenggarakan Pemilu dengan baik akan diberikan penghargaan. “Salah satu kriterianya adalah jika partisipasi pemilih dalam desa itu berada di atas 90 persen, di samping berbagai kriteria lainnya seperti kejujuran, kondusifitas suasana desa saat kampanye dan pencoblosan di hari H. Kriteria lainnya boleh banyak. Tapi yang penting adalah tingkat partisipasi yang tinggi dan diselenggarakan dengan jujur dan berkualitas,” ujarnya saat menerima audiensi KPU Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Senin (21/1) pagi.

Menurut Koster, hadiah itu bisa diberikan oleh KPUD Bali, atau KPUD kabupaten dan kota di Bali, atau pemerintah provinsi atau kabupaten di Bali. Sistem dan klausulnya bisa diatur. Hadiah apa yang bisa diberikan bisa didiskusikan kemudian. Asalkan Bali berkualitas dalam kepemiluan. Dengan ini desa bisa berlomba-lomba untuk menyelenggaran Pemilu berkualitas, partisipasinya tingga. Bukan tidak mungkin, perolehan tingkat partisipasi di seluruh Bali bisa meningkat tajam. Ia menilai belum terlambat untuk melakukan hal ini karena masih ada waktu. Termasuk soal penghargaan yang akan diberikan juga masih ada waktu. Kriteria penilaian juga bisa dikemas, terutama siapa yang menilai, apa saja yang dinilai. “Semuanya bisa diatur, asal Bali berkualitas dalam berdemokrasi dan kepemiluan,” ujarnya.

‪Dalam pertemuan tersebut, kepada Gubernur Koster, KPU Provinsi Bali menyampaikan kesiapannya menghadapi Pemilu Serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang. ‪Salah satu hal yang menjadi sorotan Gubernur Koster adalah bagaimana meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu Serentak tahun 2019 ini. Bahkan Gubernur Koster mengusulkan agar desa di Bali yang turut mensukseskan Pemilu 2019 mendapatkan insentif sebagai hadiah sehingga menimbulkan gairah untuk terlibat dalam pemilu. “Ini bagian dari membangun proses demokrasi di Bali,” kata Gubernur.

‪Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan menyambut baik gagasan Gubernur Koster. Ia tak menampik bahwa diperlukan sosialisasi kepada masyarakat Bali untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Menurutnya masih ada anak muda yang belum mengetahui jika 17 April 2019 mendatang ada Pemilu serentak. Dengan melibatkan aparat desa maka diharapkan proses sosialisasi menjadi lebih efektif.

‪Gubernur Koster yang didampingi Kepala Kesbangpol Provinsi Bali Dewa Putu Mantera mengatakan akan meminta BPMPD Provinsi Bali untuk mengkaji usul ini agar dapat segera disosialisasikan. Hal lain yang menjadi pembahasan terkait antisipasi mitigasi bencana pada Pemilu 2019 khususnya di sekitar Gunung Agung. Gubernur meminta agar dicarikan TPS terdekat jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan.A03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *