Juni 12, 2026

BKKBN Provinsi Bali Kukuhkan Ayah Bunda GenRe Jembrana, Bupati Kembang Hartawan Ajak Remaja Berani Bermimpi dan Raih Masa Depan

0
IMG-20260611-WA0073

Jembrana[KP]- Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali mengukuhkan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sebagai Ayah GenRe dan Ni Nyoman Ani Setriawarini sebagai Bunda GenRe Kabupaten Jembrana dalam kegiatan Pengukuhan Ayah Bunda GenRe yang berlangsung di Kabupaten Jembrana, Kamis (11/6/2026). Pengukuhan ini sebagai upaya memperkuat dukungan pemangku kepentingan terhadap pembinaan remaja melalui Program Generasi Berencana (GenRe) guna mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan memiliki perencanaan masa depan yang matang.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., M.A.R.S., menyatakan, agar Program GenRe dapat terimplementasikan dengan baik dan para remaja GenRe dapat menjalankan perannya secara optimal, diperlukan ekosistem dan lingkungan yang mendukung. “Karena itu, Ayah dan Bunda GenRe memiliki peran penting dalam mendukung, memfasilitasi, memberikan ruang aman dan nyaman, serta membuka ruang komunikasi sehingga remaja dapat saling mendengar dan didengar,” ungkapnya.

Luh Gede Sukardiasih menjelaskan, jumlah remaja di Kabupaten Jembrana mencapai 70.400 jiwa berdasarkan data BPS Tahun 2025. Selain itu, angka kelahiran usia remaja (ASFR 15–19 tahun) di Jembrana tercatat sebesar 20,0, sementara berbagai tantangan seperti pernikahan dini, penyalahgunaan NAPZA, kesehatan mental, hingga paparan konten negatif di era digital masih menjadi perhatian bersama. Untuk mendukung pembinaan remaja, saat ini terdapat 45 Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang tersebar di Kabupaten Jembrana. “Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan salah satu upaya Kemendukbangga/BKKBN dalam mempersiapkan remaja menghadapi berbagai tahapan transisi kehidupan melalui penerapan pola hidup sehat, melanjutkan pendidikan, mempersiapkan karier, berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, serta membangun keluarga yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Program ini juga bertujuan mendorong remaja terhindar dari perilaku berisiko seperti hubungan seksual pranikah, pernikahan usia dini, dan penyalahgunaan NAPZA. Pelaksanaannya dilakukan melalui pendekatan teman sebaya dan keluarga, antara lain melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR). Saat ini terdapat 404 PIK-R di Provinsi Bali, termasuk 45 PIK-R yang tersebar di Kabupaten Jembrana.
“Melalui pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe Kabupaten Jembrana, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin mendukung tumbuh kembang remaja sehingga mampu menjadi generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. Sinergi antara pemerintah, keluarga, dan komunitas diharapkan semakin memperkuat keberhasilan Program GenRe dalam mewujudkan generasi muda yang berkualitas,” harap Luh Gede Sukardiasih.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ayah GenRe Kabupaten Jembrana. Ia menegaskan bahwa peran tersebut merupakan amanah penting untuk mendampingi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berani bermimpi besar, dan memiliki cita-cita yang jelas. “Kami juga mengajak remaja Jembrana untuk terus berusaha mewujudkan impian melalui kerja keras, disiplin, dan pendidikan yang baik, serta menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi maupun latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *