Juni 12, 2026

Nuanu Creative City Perkuat Komitmen Dampak Sosial melalui Pembangunan Kembali Rumah Warga di Tabanan

0
IMG-20260612-WA0091

Tabanan[KP]-Di tengah perkembangan Nuanu Creative City sebagai kawasan kreatif yang terus tumbuh di Bali, komitmen untuk menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat di wilayah Tabanan menjadi bagian penting dari arah pembangunan kawasan ini. Pertumbuhan yang terjadi di Nuanu tidak hanya dilihat dari hadirnya ruang-ruang baru, bisnis, dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kontribusi yang dapat dirasakan oleh komunitas di sekitar ekosistem Nuanu.

Salah satu inisiatif terbaru yang terlaksana melalui program tersebut adalah pembangunan kembali rumah Biang Sayu, warga Desa Bengkel, Tabanan. Program ini menghadirkan hunian baru yang lebih aman dan layak setelah kondisi tempat tinggal sebelumnya dinilai tidak lagi memadai untuk mendukung kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, pembangunan rumah bukanlah awal dari perjalanan dukungan yang diberikan. Sebelum proyek tersebut dimulai, Nuanu Social Fund (NSF) telah mendampingi Biang Sayu melalui berbagai bantuan yang berfokus pada kebutuhan sehari-harinya, termasuk penyediaan bahan pangan, popok dewasa, serta fasilitasi pemeriksaan mata untuk membantu meringankan tantangan yang dihadapinya akibat katarak.

Melalui proses pendampingan tersebut, tim Nuanu Social Fund melihat bahwa kondisi tempat tinggal Biang Sayu memerlukan penanganan yang lebih menyeluruh. Dari situlah lahir inisiatif pembangunan kembali rumah yang bertujuan menghadirkan hunian baru yang lebih aman, layak, dan nyaman untuk mendukung kualitas hidupnya secara menyeluruh.

Nuanu Social Fund merupakan dana sosial yang didukung oleh kontribusi berbagai bisnis dan proyek di dalam ekosistem Nuanu. Melalui NSF, sebagian dari pertumbuhan yang terjadi di kawasan ini dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, budaya, lingkungan, pendidikan, dan kesejahteraan komunitas.
Sepanjang 2025, Nuanu Social Fund telah menyalurkan lebih dari Rp5,6 miliar untuk berbagai inisiatif yang menjangkau lebih dari 14.600 penerima manfaat di Bali. Program-program tersebut mencakup pelestarian budaya, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan infrastruktur komunitas.

Bagi Nuanu, pembangunan kembali rumah Biang Sayu menjadi salah satu bentuk paling nyata dari pendekatan tersebut. Program ini berangkat dari kebutuhan warga yang teridentifikasi melalui proses pendampingan dan terlaksana melalui kolaborasi antara Nuanu Social Fund, Luna Beach Club, dan Pemerintah Desa Bengkel hingga sebuah hunian baru yang layak dapat terwujud bagi Biang Sayu. “Bagi Nuanu Social Fund, inisiatif ini bukan hanya tentang membangun sebuah rumah, tetapi tentang memastikan bahwa kebutuhan masyarakat sekitar benar-benar menjadi dasar dari program sosial yang dijalankan,” ujar Auditya Sari, Head of Nuanu Social Fund. “Melalui dialog dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berupaya memahami kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat sehingga dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang lebih tepat dan bermakna,” lanjutnya

Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana kontribusi proyek di dalam ekosistem Nuanu dapat menjadi bagian dari solusi sosial yang lebih luas. Sebagai salah satu proyek yang berkontribusi melalui Nuanu Social Fund, Luna Beach Club turut mendukung pembangunan kembali rumah Biang Sayu sebagai bagian dari komitmen bersama terhadap komunitas sekitar.
“Sebagai salah satu proyek yang berkontribusi pada Nuanu Social Fund, Luna Beach Club melihat partisipasi dalam program ini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa pertumbuhan yang terjadi di dalam kawasan juga memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya,” ujar James Ephraims, Founder of Luna Beach Club. “Menjadi bagian dari inisiatif ini merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Kami bersyukur atas kesempatan untuk terhubung dengan masyarakat lokal dan turut berkontribusi bagi komunitas,” tambah Elly, perwakilan dari Luna Beach Club.

Dari sisi Desa Bengkel, pembangunan kembali rumah Biang Sayu menjadi contoh bagaimana kemitraan antara sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat dapat membantu menjawab kebutuhan warga secara nyata dan tepat sasaran. “Bagi Desa Bengkel, pembangunan kembali rumah Biang Sayu menunjukkan pentingnya kemitraan yang dibangun atas dasar kepedulian jangka panjang,” ujar I Nyoman Wahya Biantara, Kepala Desa Bengkel. “Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar kebutuhan warga dapat dijawab secara nyata dan tepat sasaran,” ujarnya lagi.

Setelah pembangunan rumah selesai, hunian baru Biang Sayu diberkati melalui upacara melaspas, sebuah tradisi Bali yang menandai penyucian bangunan sebelum digunakan. Upacara ini menjadi bagian penting dari proses tersebut sekaligus menandai awal baru bagi Biang Sayu untuk menempati rumah yang lebih aman dan layak.

Ke depan, Nuanu Social Fund akan terus mengembangkan program-program yang berangkat dari kebutuhan masyarakat di wilayah Tabanan dan Bali. Melalui pendekatan kolaboratif ini, Nuanu ingin memastikan bahwa pertumbuhan kawasan berjalan seiring dengan kesejahteraan komunitas yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Nuanu Social Fund (NSF) adalah organisasi non-profit berbasis komunitas, yang berfokus pada kemanusiaan, alam, dan dampak sosial. Kami percaya pada praktik ekonomi berbagi dan memberi, dengan harapan untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. NSF tidak hanya memberdayakan komunitas untuk tantangan jangka pendek, tetapi juga menciptakan peluang bagi individu untuk terhubung, berkembang, dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat.

Nuanu adalah sebuah kawasan kreatif seluas 44 hektar di Bali, Indonesia, yang mewujudkan komitmen untuk hidup harmonis. Komunitas dinamis dari para kreator, pemimpin, dan agen perubahan diberdayakan untuk menumbuhkan budaya perubahan positif. Dirancang sebagai ekosistem yang terintegrasi, kawasan ini memiliki ruang-ruang khusus untuk pendidikan, seni & budaya, kebugaran, hiburan, dan kehidupan yang terinspirasi oleh alam, dengan visi untuk masa depan di mana elemen-elemen ini berpadu secara harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *