Juli 22, 2026

Nuanu Luncurkan Sutala Market, Destinasi Gastronomi Baru untuk Dunia Kuliner di Bali

0
IMG-20260721-WA0050

Tabanan[KP]-Nuanu dengan bangga memperkenalkan Sutala Market, kawasan kuliner dan lifestyle yang menghadirkan standar baru bagi pengalaman gastronomi di Bali. Menghadirkan beragam konsep kuliner lokal dan internasional terbaik dalam satu kawasan, Sutala Market dirancang sebagai ruang berkumpul yang dinamis, dimana kuliner, budaya, kreativitas, dan komunitas bertemu dalam satu pengalaman yang terpadu.

Dengan soft launch yang dijadwalkan pada Q4 2026, Sutala Market akan hadir sebagai destinasi seluas 17.000 meter persegi di Nuanu Creative City. Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu dari lima destinasi gastronomi terbaik di Asia Tenggara, dengan menghadirkan pengalaman imersif yang memadukan inovasi, keahlian, serta keberagaman cita rasa Indonesia dan dunia.

Dengan lebih dari 50 tenant gastronomi dan lifestyle yang telah dikurasi, Sutala Market akan menaungi 34 konsep kuliner serta 22 tenant lifestyle dan ritel. Beragam ruang komersial seluas 20 hingga 262 meter persegi dirancang untuk menjadi wadah bagi chef ternama, pengrajin independen, dan talenta-talenta baru dalam menghadirkan perpaduan gastronomi, ritel, dan budaya.

Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, mengatakan, destinasi kuliner yang tepat dapat menjadi penggerak utama pariwisata, pertumbuhan bisnis, dan pertukaran budaya. “Kami memiliki strategi sederhana untuk Sutala Market yang mencerminkan pendekatan Nuanu terhadap para residen dan pengunjung, yaitu membangun kebersamaan melalui keberagaman. Kami ingin Sutala menjadi tempat yang mempertemukan semua orang—residen, pengunjung, maupun masyarakat luas—untuk menikmati hidangan, saling terhubung, dan merasakan pusat kuliner di Nuanu. Yang lebih penting, kami ingin Sutala Market dapat meningkatkan kualitas hidup para residen kami, dan menemukan mitra yang memiliki visi yang sama merupakan perjalanan yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Sebagai proyek infrastruktur terbesar, Sutala Market dibangun dengan perhatian penuh terhadap perencanaan kawasan, baik dalam konteks Nuanu Creative City maupun lingkungan di sekitarnya. “Fokus kami jelas, kami tidak hanya mencari satu, tetapi lebih dari 30 restoran terbaik untuk hadir di sini, karena hanya dengan cara itulah kami dapat menghadirkan keberagaman dalam kualitas terbaik. Hal ini tentunya membutuhkan banyak riset dan pengujian. Rasanya kami belum pernah menghabiskan waktu untuk mencicipi makanan sebanyak ini, tetapi itulah bagian dari prosesnya,” ujar Lev.

Memasuki tahap akhir pengembangan menjelang soft launch, Sutala Market kini membuka kesempatan bagi restoran lokal maupun internasional untuk bergabung. Dirancang sebagai kemitraan jangka panjang, Sutala Market menawarkan berbagai keuntungan bagi para tenant, termasuk masa fit-out hingga enam bulan tanpa kewajiban membayar sewa, struktur biaya sewa minimum yang kompetitif dan skema revenue sharing untuk mendukung pertumbuhan bisnis, dukungan operasional dan pemasaran yang menyeluruh, serta akses ke pengunjung yang telah terbentuk melalui komunitas residen Nuanu yang terus berkembang, jutaan pengunjung setiap tahunnya, berbagai acara sepanjang tahun, dan beragam atraksi budaya.

Conrad, Direktur Sutala Market, menambahkan, di Sutala Market, pihaknya memandang para tenant restoran sebagai mitra jangka panjang. “Kami percaya bahwa destinasi yang kuat dibangun bersama para mitranya. Karena itu, kami membangun model kemitraan yang memungkinkan semua pihak bertumbuh secara berkelanjutan. Mulai dari menghadirkan perpaduan konsep kuliner yang tepat, menjalankan pemasaran destinasi secara menyeluruh, hingga mengelola kawasan secara terpadu, peran kami adalah menciptakan lingkungan yang mendukung setiap operator untuk berkembang. Ketika para tenant menghadirkan pengalaman terbaik bagi para pengunjung, Sutala Market akan tumbuh menjadi destinasi kuliner yang semakin kuat dan relevan,” ujarnya.

Seiring dengan jutaan wisatawan yang terus datang ke Bali setiap tahunnya, gastronomi telah berkembang menjadi salah satu identitas utama pulau ini. Sutala Market dibangun di atas momentum tersebut dengan menghadirkan destinasi yang menyatukan talenta kuliner terbaik dunia, inovasi lokal, dan pengalaman yang tak terlupakan, sehingga semakin memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi gastronomi terdepan di dunia.

Nuanu adalah sebuah kawasan kreatif seluas 44 hektar di Bali, Indonesia, yang mewujudkan komitmen untuk hidup harmonis. Komunitas dinamis dari para kreator, pemimpin, dan agen perubahan diberdayakan untuk menumbuhkan budaya perubahan positif. Dirancang sebagai ekosistem yang terintegrasi, kawasan ini memiliki ruang-ruang khusus untuk pendidikan, seni & budaya, kebugaran, hiburan, dan kehidupan yang terinspirasi oleh alam, dengan visi untuk masa depan di mana elemen-elemen ini berpadu secara harmonis.

Sementara Sutala Market adalah kawasan gastronomi dan lifestyle yang dikurasi di dalam Nuanu Creative City, Bali. Menghadirkan beragam konsep kuliner dan gaya hidup yang istimewa, Sutala dirancang sebagai destinasi yang nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, tempat orang datang untuk menikmati hidangan, menemukan pengalaman baru, dan membangun koneksi. Melalui kurasi yang cermat, pengelolaan destinasi yang terarah, serta kemitraan jangka panjang dengan para tenantnya, Sutala berambisi menjadi salah satu destinasi gastronomi terkemuka di Asia Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *