Wanita Bali Berpartispasi dalam Visi Pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Denpasar[KP]-Perempuan Bali dinilai memiliki kemampuan yang sangat kuat. Termasuk dalam membangun Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum I Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bali Ni Wayan Parwati Asih di sela-sela diskuis publik bertajuk “Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Spirit Pembangunan Ekonomi Bali” di Denpasar, Rabu (20/2). Menurutnya, wanita Bali itu sangat tangguh. Wanita Bali itu bisa multi peran. “Wanita Bali itu bisa mengurus segalanya, mulai di ranah publik, studi, pengusaha, bekerja keras, tetapi tidak lupa mengurusi rumah tangga dan anak-anaknya,” ujarnya.

Saat ini saja, ada sekitar 600 orang anggota IWAPI Bali dan bahkan mereka juga tersebar hingga di kecamatan. Seluruh anggota IWAPI Bali memiliki ratusan karyawan. Untuk pembangunan ekonomi Bali, wanita Bali sangat profesional dalam mengolah usahanya. “Di Gianyar misalnya, banyak wanita yang dilibatkan dalam sektor ekonomi kreatif, pelaku usaha kecil dan menengah. Ini salah satu contoh keterlibatan wanita Bali dalam membangun Bali sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya. Bila merujuk pada data, maka perlu kajian yang mendalam bagaimana keterlibatan dan peran wanita Bali dalam membangun ekonomi Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ia menyatakan dukungannya terhadap program Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai spirit pembangunan ekonomi Bali guna menunjang pembangunan nasional khususnya propinsi Bali. “Kami mendukung segala upaya yang dilakukan Pemprov Bali guna melindungi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pasar global” pungkasnya

Sementara Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Ketut Rasmini menyatakan bahwa peran perempuan di Bali memiliki kewajiban ganda. Selain mengurus rumah tangga juga ikut mencari nafkah. Karenanya kewajiban perempuan di Bali lebih beragam dibandingkan dengan perempuan lain di Indonesia. Maka tidak heran di Bali banyak asosiasi atau perkumpulan para pengusaha wanita antara lain IWAPI, Perwira, APVA, BKOW yang mayoritas pelaku usahanya adalah perempuan. Saat ini tidak heran jika banyak wanita Bali yang penghasilannya lebih besar dari suaminya. Data persisnya perlu survei tetapi sudah banyak wanita Bali yang bekerja mencari nafkah dan penghasilannya juga besar. A03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *