Rebranding, AFPI Usung Konsep Simpel, Modern dan Relevan

Nusa Dua[KP]-Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) melakukan rebranding pada Jumat malam (10/12/2021) di Nusa Dua Bali. Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi mengatakan, rebranding dilakukan karena logo yang lama belum merefleksikan dinamika dari industri keuangan secara keseluruhan, belum melakukan analisa yang mendalam bagaimana industri Fintech di Indonesia. Kini AFPI ingin membuka lembaran baru dengan meluncurkan logo yang baru pula. Hal ini seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia yang diyakini dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Tantangan terhadap industri ini juga semakin berkembang. Salah satunya adalah bagaimana mendorong kontribusi industri ini terhadap pemerataan tingkat inklusi keuangan di tanah air, yang diimbangi dengan pertumbuhan lingkungan industri yang sehat.  
Sebagai organisasi yang mewadahi 104 pelaku usaha Fintech Pendanaan Bersama yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AFPI yang memiliki visi mendorong akses pendanaan untuk inklusi keuangan melalui jasa keuangan digital dan misi mendukung 90% inklusi target keuangan pada 2024 sesuai strategi nasional untuk inklusi keuangan, terus berbenah diri dan memperkuat komitmen untuk membangun lingkungan industri Fintech Pendanaan Bersama yang lebih baik.”Dengan mengambil momentum puncak Bulan Fintech Nasional dan Indonesia Fintech Summit 2021, AFPI meluncurkan tampilan baru melalui proses rebranding asosiasi,” jelas Adrian Gunadi.
Ia menjelaskan, secara organisasi AFPI terus berbenah diri karena pihaknya menyadari bahwa untuk membangun lingkungan industri fintech lending yang lebih baik dimulai dengan menjadi organisasi yang lebih baik. Sebagai salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, AFPI memperkenalkan tampilan baru dan melakukan rebranding dengan tema REINVENT AFPI TO #REDEFINEFUTURE. Tema ini menggambarkan bahwa inisiatif rebranding ini lebih dari sekedar penggantian tampilan fisik asosiasi, melainkan juga merepresentasikan babak baru bagi AFPI menjadi organisasi yang lebih baik lagi dalam menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan untuk melindungi reputasi Layanan Keuangan berbasis Teknologi Informasi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W. Budiawan, Anggota Dewan Komisioner OJK dan Kepala Eksekutif Pengawasan Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi, Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Tris Yulianta, Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian dan Pengembangan Fintech OJK Munawar Kasan dan Sekjen AFPI, Bapak Sunu Widyatmoko.
Ada 3 makna yang tertuang di logo AFPI yang baru ini. Pertama, Simpel, yang artinya identitas visual dibuat berdasarkan tujuan AFPI sebagai ‘Pelindung”, dimana huruf ‘f” yang sedikit lebih tinggi, mewakili bahwa AFPI adalah ‘payung’ yang melindungi. Kedua, Modern, dimana bentuk dan huruf logo dengan sudut geometris merupakan wujud identitas yang modern, berbasis teknologi dan humanis. Ketiga, Relevan, yaitu penggunaan warna hijau untuk menyampaikan rasa aman dan melambangkan bahwa AFPI bisa diandalkan. Warna hijau ini identik dengan kaum milenial yang masih hijau. “Kita ingin menyasar kaum Milenial, terutama mereka yang berkiprah dalam UMKM dan Startup,” ujarnya.
Dalam proses rebranding tersebut, AFPI juga melakukan beberapa inisiatif nyata untuk melindungi industri, baik bagi pelaku industri maupun konsumen, antara lain dengan meluncurkan Stamp Kode Verifikasi, yang digunakan sebagai kode verifikasi yang legal dan aman kepada seluruh anggota dan wujud perlindungan terhadap seluruh pihak yang terkait, Pembaharuan Tampilan dan Fungsi Website AFPI, dan Peluncuran Jendela AFPI: yang merupakan kanal resmi pengaduan AFPI dan dapat dengan mudah di akses di website AFPI : www.afpi.or.id. “AFPI tentu saja tidak akan pernah berhenti untuk terus mendorong kemajuan industri. Inisiatif rebranding yang diluncurkan pada hari ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen AFPI untuk senantiasa bertransformasi menjadi lebih baik dalam menjalankan fungsinya sebagai pelindung dan pendorong kemajuan industri Fintech Pendanaan Bersama di Indonesia,” ujarnya. A05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *